Jumat, 29 Mei 2009

sedang ingin 'bergombal', tapi tetap manis

kalau aku jadi kamu, aku akan . . .

menggandeng tangannya saat berjalan di sampingnya

menghapus air mata yang membahasi pipinya

membuatnya tertawa keras saat suasana hatinya buruk

mengantarnya pulang dan tak akan membiarkannya berjalan jauh

menjadi tong sampah, ketika dia sedang sumpek

meminjaminya bahu, ketika dia butuh bersandar

memberikan perhatian setiap saat

membuatkannya susu coklat panas, ketika dia kedinginan dalam hujan

menjadi satu-satunya orang yang dia ingat saat terbangun dari tidur

menjadi satu-satunya 'cinta' dihatinya

Rabu, 27 Mei 2009

kalau aku begini [saat mata terasa lebih berat dari biasanya]

sedang mengantuk berat saat ini. semalam tidur kira-kira dua setengah jam di kontrakan sita. menyenangkan memang. nonton sebuah film yang keren [The reader, tontonlah, filmnya oke pokoknya.] bersama uniph dan tentu saja sita. hanya bertiga, tapi mengasyikkan. uniph berniat untuk tidak tidur sampai pagi, tapi beberapa menit menonton, dia sudah tepar. tinggal aku dan sita. usai film selesai, sita tidur, aku masih harus berkutat dengan tugasku. yang kebetulan sita tak mengambil mata kuliah itu, dan uniph [sepertinya] tak tahu atau [sepertinya] tak mau tahu dengan tugas itu. jadilah aku sendiri, mengerjakan tugas yang sudah separoh kukerjakan siang harinya. setelah tugasku selesai pun aku tak kunjung tertidur, kantuk datang dan pergi sesuka hatinya memang [dasar!]. sampai entah pukul setengah tiga mungkin aku baru terlelap, berkali-kali terjaga. jam lima kurang bangun, bingung mau ngeprint tugas gimana karna sita masih tidur. jam limaan baru [terpaksa] kubangunkan sita. dan mengeprint tugas. lalu aku dan uniph pulang untuk mandi dan bersiap kuliah.

tiba-tiba aku berpikir. sekarang semuanya kok jadi datar yah? aku mulai jarang bad mood, aku jarang sekali menangis, aku jarang merasa teramat bahagia, aku jarang merasakan semangat yang menggebu lagi, aku jarang diliputi ketakutan, jarang bisa benar-benar serius melakukan sesuatu hal. kenapa yah?? bagaimana kalau aku terus-terusan begini?

aku butuh motivasi dan stimulus kayaknya, ahh mulai manja lagi nih. belum ada yang bisa sukses membuatku menjadi 'one hundred %' [ehehe]. tapi aku mau aku sendiri yang buat aku jadi 100% lagi, bukan yang lain atau orang lain.

hmm..hanya butuh warna baru mungkin. lagi-lagi masalah yang sama sepertinya. jenuh dan penat. sempat merasakan warna pink yang bermotif hati belakangan ini, entahlah akan bertahan berapa lama. semoga itu bisa jadi bagian yang membuatku banyak berubah menjadi lebih baik. kata orang, kalau jatuh cinta itu bawaannya indaaaah semua. tapi apa aku sedang jatuh cinta? pada siapa? ahahaha, biar aku saja yang tahu, dan orang-orang terdekat tentu saja. karena berkali-kali kurasakan itu dan berkali-kali juga luntur warna pink beserta motif hatinya. itu biasa.

ingin bertemu banyak orang baru, ambil aura positif mereka, dan belajar sebanyak-banyaknya dari setiap orang yang kutemui. ingin benar-benar merasakan yang orang sering rasakan pada lawan jenis [cinta]. belum berhasil menemukannya padahal sering berpapasan. ingin menjadi manusia yang seutuhnya, begitu kata mamah. ingin benar-benar menikmati semua sisi kehidupan. ingin menjadi lebih dan lebih dewasa lagi.

Selasa, 26 Mei 2009

seharian bersama sahabatku

yang kuingat, kami adalah teman smp
yang tak kuingat, ternyata kami pernah sekelas di kelas IX.D
dia laki-laki, belum pria.
justru baru kuliah kami menjadi sedekat ini.
akhir-akhir ini menjadi sangat dekat.
tak kusebut namanya, hanya tak ingin.
kulitnya putih, tak terlalu tinggi, masuk golongan pria tampan.
ya, dia memang tampan.
ahh, tapi bukan itu yang ingin kuceritakan.

kemarin, setelah kuliah terakhir di hari itu.
dia mengajakku ke kosannya untuk mengerjakan tugas.
dia meminjam tugasku yang sudah selesai.
dan aku malah tak mengerjakan tugasku yang lain.
kami mengobrol panjang lebar, berdiskusi, berdebat, bercanda, sesekali curhat.
aku merasa seperti orang haus yang disuguhi air ketika berbincang dengannya.itulah mengapa aku senang bersama sahabatku yang satu ini.
kuakui dia cerdas, sangat cerdas.
banyak hal yang kami bahas; tentang kuliah, berita yang lagi happening, para orang ternama, tentang kehidupan, dan tentang cinta.
kuakui, aku jauh tertinggal darinya, pengetahuannya sangat luas. pengaruh ayahnya turut andil tentu saja.
kegetiran hidupnya ditinggal pergi ibunya, percintaannya yang selalu berakhir menyedihkan, dan hubungannya dengan berbagai gadis.
dan kusadari, saat itu dia telah menelanjangi dirinya lewat semua ceritanya.
entahlah, sedikit kaget, tapi tak sedikitpun simpatiku berkurang.
justru aku semakin mengasihinya.
banyak pandangan kami yang berbeda, tapi itu biasa.
justru aku menyukai saat dimana kami berdebat tentang sesuatu, terutama tentang rasa dan rasio. menyenangkan! excited!

kadang dia lontarkan pernyataan, pertanyaan yang aneh, tapi aku tak mau GR. kadang aku hanya tertawa, kadang diam tak kuacuhkan.

dia bilang, aku harus cari pacar yang seiman dan yang sepertinya
dia bilang, dia ingin cepat lulus kuliah, kerja dan melamarku. ahahah
dia bilang, "seperti kamu", saat kutanya tipe cewek seperti apa yang dia sukai
dia bertanya, "yov, menurutmu, persahabatan antara laki-laki dan perempuan itu apa murni hanya persahabatan?"
dia bertanya," yov, kamu pernah dengar pepatah yang mengatakan tresna jalaran saka kulina?"
dia berkali-kali bilang, "apa sih yang enggak buat kamu.."
dia juga bertanya," yov, aku cakep gak?? kamu suka gak sama cowok cakep??"
dia berkali-kali bilang, "yuk yov, kapan-kapan kita ke sini... ke situ....", tapi sepertinya hanya basa-basi.
dan yang lucu, dia sama denganku, takut di'tolak'. jadi jika dia mengajakku dan aku kelihatan tidak ecxited padahal excited [aku memang rada jaim], dia langsung males untuk mengajakku lagi. tapi akhirnya kami telah sama-sama mengerti sekarang, jadi tidak salah paham lagi.

kemarin setelah puas mengobrol, tiba-tiba dia mengajakku menonton film angels and demons, film yang telah lama ingin dia tonton. dan akhirnya kami nonton bareng, bersama dua orang temannya juga.

sahabatku, aku tahu pahit yang pernah kau kecap tak mudah untuk hilang. tapi percayalah, kau pasti akan menemukan manis setelahnya. jangan pernah takut pada pahit, karena kau tak akan tahu manis jika tak pernah ada pahit. tetaplah semangat dan percaya pada-Nya.

sahabatku, terlepas dari segala kekuranganmu, kau adalah sahabat dan laki-laki yang baik. dan semoga, persahabatan kita adalah persahabatan yang murni, persahabatan yang tanpa tersimpan 'rasa' di dalamnya.
aku mengasihimu....

Senin, 25 Mei 2009

Tentang BNI Jazz UGM [23 mei 2009]

Kemarin sabtu, dengan tanggal yang telah dicantumkan di atas, aku menonton konser Jazz yang diadakan anak ekonomi UGM di Graha Sabha Pramana. Sudah cukup lama aku ingin menonton konser itu.

Flashback dulu. Jadi waktu itu, sebelum konser dilangsungkan tentunya, aku melihat baliho BNI jazz UGM ini terpampang di gerbang utama UGM. Daerah bundaran UGM itu lho. Dalam hati aku bilang, kali ini gak boleh kelewatan lagi, seperti konser-konser jazz yang sebelumnya. Aku harus nonton. Hahaha, makas banget memang, tapi tak pa, itulah aku.

Dan singkat cerita, aku mengajak temen-temen dekatku untuk nonton bareng juga. Tapi yang bersedia cuman Andi dan Sita. Itupun akhirnya Andi gak jadi nonton gara-gara acara Panta Rhei pendakian ke gunung Sumbing. Pacarku [mantan sekarang, ehehe] sempat akan ikut menemaniku menonton konser itu. Tapi aku lupa persisnya, entah karena tiket habis atau karena akhirnya kami udah gak lagi [putus], kami gak jadi nonton bareng. Ups! Maaf bos besar. Tapi yang jelas, dia gak jadi ke jogja untuk nonton konser itu bersamaku.

Dan akhirnya, memang kehendak Tuhan kayaknya, lagi-lagi kami [aku dan sita] ngedate berdua malam minggu itu.ahaha

Eh, tapi tunggu dulu. Tak segampang itu aku bisa menonton BNI jazz lho. Beribu rintangan kuhadapi. Hash.. salah satunya adalah tragedy tangga kosan yang masi kebayang konyolnya sampai sekarang. Jadi begini ceritanya. Paginya kan aku pergi dengan someone [pakai special gak yaaa?? Ahaha], kemana? Siapa? Rahasia dong! Mau tahu aja. Ahaha. Yang jelas ke tempat yang menyenangkan dan indah. Lah! Hubungannya sama tragedy tangga kosan apa coba? Bentar dong sabar . . jadi sepulang dari bepergian itu aku segera menuju kamar kosanku yang letaknya di lantai 2. Kebetulan kosanku memang belum dibikin escalator apalagi lift [hash], yang ada baru aja tangga biasa. Aku menuju ke atas dengan menaiki setiap anak tangganya, tanpa tergesa lho, nyantai banget. Entahlah, padahal kamar mamah eka juga gak rame-rame banget, tapi waktu aku dengar suara mamah eka, aku langsung reflek liat ke atas, ke arah kamarnya, dan di situlah permulaan tragedy tangga kosan itu. Pijakanku ke anak tangga berikutnya meleset, tiba-tiba aku sudah jatuh begitu saja [mrucut] sampai 3 anak tangga dan terjerembab. Padahal yang kutakutkan pada awalnya aku akan berguling-guling dan kepalaku terbentur [kayak di film2], tapi untung itu tidak terjadi. Yang jelas kakiku sakiiiiiiiiiiitnya minta ampun. Singkatnya, kaki kiriku berdarah, darahnya menembus celana jinsku, kuku jempol jari kananku patah sedikit, dan haduuuh sakitlah pokoknya. Mamah eka langsung dengan sigap mengobati lukaku. Aku cuman bisa meringis-meringis kesakitan, sambil sesekali menggeliat, kadang menjerit dan merintih, halah! Pokokmen ironis. Ehehe. Berkali-kali mamah eka ngomel karena aku cengeng. “ Anak mapala kok cengeng..”, katanya. Lho! Apa hubungannya jal? Lalu, kakiku bengkak, darahnya keluar terus, dikompres, dikasi obat merah, dibersihin, dikompres lagi, dikasi obat merah lagi, tapi darahnya masi keluar-keluar terus.

“ kayaknya kamu bakal mati karena pendarahan, nak..” mamah eka bilang ke aku kayak gitu dengan sangat datar. weiittss, dalem banget omongannya mamah eka ini. Orang lagi menderita juga. Tapi tak kuacuhkan.[wahaha bahasaku]

Siapa yang anak ipa? Jadi menurut pelajaran biologi, bengkak, memar itu terjadi karena ada pembuluh darah dalam yang pecah. Itulah yang kualami. FYI, mamah eka adalah seorang mahasiswi AKPER, jadi dia tahu apa yang harus dia lakukan. Dia menekan-nekan lukaku yang bengkak agar darahnya keluar, terus dan terus sampai darahnya berhenti keluar. Di sanalah penyiksaan dimulai, wahh kebayang gimana rasanya?? Sumber kesakitan ditekan-tekan secara tanpa ampun dan membabi buta. Ahh entahlah aku kayak gimana waktu itu. Kayaknya udah meronta-ronta gak karuan [lebai]. Tapi berkat mamah ekaku tercinta, darah berhenti keluar, dan bengkaknya mulai mengempis. Wehehe, luph you mah

Pukul setengah tujuhan sita udah datang ke kosan, dia rada kaget liat kakiku yang rada njijik’i. ehehe. Jam setengah delapan kami baru berangkat, mampir ke warung dulu beli hansaplast buat nutup lukaku yang darahnya keluar terus lagi, padahal acara dimulai jam setengah delapan, dan itupun kami gak langsung ke GSP, kami cari makan dulu. Aku yang maksa soalnya,lemes, kelaparan berat, seharian baru makan bubur ayam dan jus stroberi [ehehe]. Kami berdua memutuskan untuk makan sop dan sate kambing. Nyem nyem, lumayan juga siihh, secara lagi laper juga. hehe

Dan terlambatlah kami datang ke konser jazz itu. Andien udah nyanyi lagu terakhir. Dia cantik banget malam itu, pakai dress warna kuning cerah yang seksi, memperlihatkan kakinya yang indah dan bahunya yang ramping. Hhmm, aku yang cewek aja seneng banget ngeliatnya, apalagi cowok. Ahaha. Asik juga gayanya, dia turun dari panggung dan mengajak penonton untuk nyanyi bareng, diiringi oleh Ireng Maulana and friends. Malam itu memang malamnya Ireng Maulana and friends, gimana enggak? Banyak banget lagu yang mereka mainkan dan beberepa di antaranya featuring dengan beberapa musisi dan penyanyi, a.l.: Andien, Marcel, dan salah satu legenda jazz Indonesia Kiboud maulana [seorang gitaris]. Yang tak kalah menarik, adalah penampilan Didiek SSS, salah satu bagian Ireng Maulana and Friends, dengan saxophonenya, dia muncul dari belakang, barisan tempat duduk penonton, membawakan beberapa lagu ngehits yang dimedley. Penonton riuh dengan teriakan dan applausnya, setiap lagunya berganti, dengan suara saxophonenya yang indah, empuk, kadang melengking dengan vibranya yang soft seperti marshmellow. Dengan gayanya yang asik, jins belel, kaos oblong dan rompi bahan jatuh, Didiek SSS [tengah baya] berjalan ke depan, kadang dengan goyangan badannya mengikuti beat musik, sambil melantunkan sekumpulan lagu hits itu. Kereeen pokoknya.

Berikutnya marcel muncul, ahh.. sangat disayangkan, kostumnya gak oke malam itu. Dia pakai jas dan celana bahan, lengkap dengan dasinya. Entahlah, terkesan murah dan kedodoran, sangat tidak elegan dan menarik. Tapi terlepas dari itu, performnya lumayan, untuknya yang berkali-kali bilang grogi karna disandingkan dengan legenda jazz Indonesia, Ireng Maulana and Friends. Yang asik juga, yaitu waktu marcel mengajak penonton untuk berdiri dan ikut bergoyang dalam lagunya yang berjudul Candu Asmara. Sayangnya . . ya beginilah penonton di sini, gak semuanya ekspresif, masih saja ada yang duduk dan diam saja. Sempet sebel juga sama bagian sound. Masa setelah satu jamman konser jalan, sound yang di sayap kiri atas baru nyala? haangsh! Dan sama mas-mas sebelahku yang sok gaya banget, cerewet pula, ngata-ngatain artis yang tampil yang gak sesuai sama kesukaannya. Dasar!

Selanjutnya penampilan Maylafayza, pemain biola yang ternyata juga penyanyi yang jadi model utama baliho dan tiket BNI jazz ini. Maylafayza ini juga merupakan murid dari Idris Sardi. Oke, lagu-lagu yang dibawakan memang susah dinikmati, klasik kontemporer atau apalah alirannya. Sebenarnya bagus, tapi penonton masih terlalu asing. Aku suka gesturenya saat main biola, berdiri di depan stand mic [karena dia juga sambil bernyanyi] hanya gerakan-gerkan kecil sesuai irama namun seksi dan menarik. Sayangnya gaunnya malam itu, gak oke juga. Long dress berwarna putih [terang], merah, hitam, yang jelas warna kontrasnya itu bukan perpaduan yang bagus, kelihatan gak cantik. Dan performnya terlalu kaku, kayak orang bete dan jutek yang pelit senyum, entahlah, grogi kayaknya. Tegang banget yang jelas. Atau mungkin memang itulah cirri khas Maylafayza [mahal senyum]. Hhe. Disamping kekurangannya tadi, maylafayza menampilkan kelebihan yang jarang dimiliki pemain biola pada umumnya. Ia pandai bernyanyi, suaranya bagus, tapi belum termasuk golongan indah menurutku. Dia banyak membawakan lagu-lagu ciptannya sendiri. Suaranya powerful, sesekali diselingi melodi biolanya, asik juga. Walaupun masuk golongan suara bagus, tapi aku tidak terlalu suka suaranya. Terlalu klasik, seriosa, recital, dan vibranya sengau. Maklum, aku suka suara yang empuk dan ngepop. ehehe, subjektif banget yah?

Ahh, aku belum bisa menemukan feelnya konser ini. cuman sempat merasa asik waktu Didiek SSS [pemain saxophonenya ireng maulana and friend] main. Entahlah, mungkin bagiku music jazz tidak pernah bisa membawa suasana sampai klimaks atau tak bisa benar-benar mengaduk emosi pendengarnya. Atau mungkin aku tak bisa mengapresiasi music jazz?. Atau mungkin juga, karena kakiku yang sedari berangkat sudah sakit dan nyut-nyutan. Tapi, semua alasan itu benar memang sesuai sepertinya.

Dan penampilan puncaknya... Balawan dengan band etnik Balinya. aku lupa nama bandnya. Dengan teknik typing khasnya pada satu gitar neck double [apa sih istilahnya] dengan satu gitar lagi yang udah stand dan stay di depannya. Tentu saja dengan permainannya yang tanpa cacat, walau kadang terganggu dengan suara sound yang mendengung, hhh lagi-lagi
. yang bikin aku kaget dan tercengang-cengang, ternyata si Balawan itu memiliki suara yang teramat indah. gilaaa, indah banget pokoknya. jernih, empuk, ngepop banget, vibranya tipis dan soft banget. asssikkkk banget suaranya. masuk golongan tenor kayaknya dia. berkali-kali juga dia adu skill bersama personilnya yang memainkan alat musik etniknya bali, semacam gamelan gitu. tapi yang aku sebel, waktu Balawan berduet dengan seorang penyanyi wanita, entahlah dari Bali juga atau tidak, namanya Ayu. Si Balawan curang. Suara Ayu tidak terdengar jelas karena aransemen musiknya yang ramai dan full banget, terutama ditimpa dengan full melodinya balawan. kelihatan banget khan kalau balawan itu narsis dan gak mau kalah?? ahahaha. giliran dia yang nyanyi aja, musiknya tipis dan gak main melodi. hangggshh. dasar musisi cerdas. ga ahahahah

yahhh overall, konser jazz kemarin itu baru dapet bintang tiga dariku. hhheeee, sok kritikus. oke! Buat penyelenggara konser Jazz yang akan datang, semoga bisa lebih baik lagi... Smangaaaattt

Jumat, 22 Mei 2009

dalam sebuah ruang sempit dan berbau sengak

entah kenapa ruang sempit ini disukai banyak orang, aku termasuk, kadangkala
ruang yang dijadikan markas sebuah komunitas
salah satu komunitas di kampusku
hhaa.. sebenarnya aku tahu alasannya
tapi tak perlu kusebutkan di sini, tak terlalu penting
aku hanya mau menceritakan, bahwa cukup menyenangkan berada di sini
tentu saja bukan karena sempitnya, bau sengaknya, kotor dan berantakannya.
tapi karena orang-orang di dalamnya
orang-orang yang menurutku punya keunikan tersendiri, dengan kepribadiannya masing-masing.
orang-orang yang akhir-akhir ini menjadi sedikit lebih dekat denganku, dan menjadi lebih menarik di mataku
yah begitulah...
memperhatikan setiap individu memang tak pernah tak menarik, tak pernah ada habisnya
dan saat ini kusadari, ruang ini memiliki arti lebih dari sekedar ruangan yang sempit dan berbau sengak
ruang yang penuh cinta dan kenangan
tentu saja kenanganku tak banyak, atau mungkin belum ada kenangan yang benar-benar cukup berarti
tapi yang jelas, banyak kenangan buat mereka, mereka yang sering bergelut dalam "komunitas tiga ruang",
Retorika, Sande Monink, dan di sini, di sekre panta rhei yang sempit dan berbau sengak.
hhaaa, rumah kami semua

Selasa, 19 Mei 2009

kukirim sepucuk surat untukmu

Ytk. Bos besar
di suatu tempat di Semarang

Bos besar..
trima kasih untukmu dariku
sungguh...
tak kusangka kau teramat baik, bahkan ketika menurutku, aku telah menyakitimu.
berkali-kali aku takut hubungan kita tidak akan menjadi baik lagi setelah saat itu. Tapi ternyata aku salah.

tak pernah habis kekagumanku padamu.
apalagi sekarang
saat hubungan kita telah menjadi biasa, kau masih tetap sering menelponku, bersenandung untukku, terutama saat aku tak bisa tidur
suaramu teramat indah, permainan pianomu apalagi
aku sungguh memuja itu
dan semalam kusadari, kau lebih indah bernyanyi bersama gitar
entahlah, mungkin efek suara. tapi sungguh, aku jujur, kau memiliki keindahan tersendiri.

lagi-lagi aku ingin minta maaf, aku tak bisa jadi satu-satunya.
tapi aku bersyukur, karena ternyata kau terlalu baik untukku.

Bos besar,
percayalah, kau tetap menjadi kakakku yang paling manis, yang paling indah, dan yang paling baik yang menempati sati sisi di hatiku
dan aku akan selalu merindukanmu, senyummu, suaramu, lantunan instrumen yang slalu kau mainkan

Bos besar,
aku menyayangimu



dari,
adikmu, yang selalu menantikan telfonmu, yang selalu merindukan semuanya, yang berulangkali memutar rekaman performancemu terutama saat kantuk tak kunjung datang.

Kamis, 14 Mei 2009

tau strawberry??




aku suka, sayang, dan cinta, ini...
namanya strawberry
lama telah mengenalnya, sebenarnya
tapi pandangan pertamaku biasa saja
sampai suatu hari aku membeli sebuah [kok sebuah??] jus strawberry di siang yang panas
bukan karena siang yang panas dan aku kehausan maka kukatakan jus strawberry yang kupesan itu .. alamaaaak nikmatnyaaaaa, tapi memang rasanya benar-benar serasa di surga.
suasana siang yang panas itu hanya pendukung terciptanya kenikmatan.
tapi, di luar itu semua, jus strawberry yang kubeli itu memang nikmat!
dicampur dengan susu kental manis.. hhhmmm
itulah pertama kalinya aku jatuh cinta, dengan strawberry, dengan jus strawberry..

jus itu baru salah satu olahannya.
ada yang lain, es krim strawberry!!
kakakku, mas kevin kali ini yang menyadarkanku betapa mantapnya es krim strwberry itu.
padahal, dulu aku menyukai es krim coklat. cinta mati malah!
tapi ternyata, ada yang menarik dari es krim strawberry.
yang paling jelas adalah, aku tak pernah merasa 'nek' betapapun banyaknya es krim strawberry yang kumakan.
manis, ada asemnya, dan seger banget. sumpah! gak boong!

lalu, masi ingat, aku juga berkali-kali makan buah strawberry.
salah duanya : pertama dari temanku eny, tapi udah gak segar lagi, ahahaha, rada gimanaaa gitu. trus yang kedua dari pipit, di atas kue tart ultahnya, hehehe, berbagi dengan andi waktu itu..

aku ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang telah berjasa, dalam hal ini, menyadarkanku betapa aku mencintainya, buah strawberry ini...

1. penjual jus strawberry, warung 55 deket kosanku, harganya 4500. yang sudah meracik jus yang super dahsyat waktu itu. pake susu pula..ngileeeeerrr
2. buat kakakku tercinta, mas kevin, yang waktu itu memberiku conello royal yang rasa strawberry..nyem nyem nyem
3. buat mamah yang berungkali mbeliin kue bolu gulungnya swiss yang strawberry. gilak!! selainya ampe mluber kemana-mana lho mah!! mantep beneeeerrr dahh... mag nyyuusss
4.. buat eny, pipit, dan yang pernah memberiku buah strawberry asli!! ahahaha
5. buat 'my ex enemy' yang malem itu bawain jus strawberry dan es krim secara bersamaan waktu ke kosanku. that was so sweet.
6. buat para pembuat selai strawberry dan para penjual roti bakar yang menggunakan jasa selai strawberry. asem!! pengen bangeeet makan roti bakar strawberry!!! ahahahah
7. buat para pemilik kebun strawberry.. teruskan perjuangan kalian!!! jaga kebunmu yaph!!
8. buat PENCIPTA strawberry.. ciptaanMu benar-benar luar biasa PAH!!!

Rabu, 13 Mei 2009

glagah beach


ini bukan di pantainya lho! ini di air payaunya. kami bersiap untuk naik perahu.. yeyyyeeyy

merendam kaki di pasir pantai, terasa dingin di siang yang sedang panas-panasnya. [orang bego mana yang mau ke pantai pas jam 12?? ahaha]

berlari mengejar mimpi. hash! berlari untuk difoto sebenernya. hhee. jangan hapus jejakku.

tahukah kamu?? pose ini diambil dengan susah payah. kaki gemeteran mencoba berdiri di atas perahu yang menari-nari di atas air. oh my God!! untung enggak jatuh. tapi tetep keren kaaaan?? [pastinyaaa]

inilah kami, 4 dara yang bertamasya ke pantai glagah ditemani seorang pria bernama mas uka [yang moto]
dari kiri : aku, mbak eka, mbak dewi [pacar mas uka], luluk
cheeeeerrr!!!

untuk sesorang yang akhir-akhir ini sering menyanyi untukku, kadang bersama pianonya

dear . .
maafkan aku sebelumnya
entah kapan kau akan membaca ini, atau mungkin saja tak akan pernah membacanya
aku salah, [aku tak ingin menyalahkanmu]
kuakui, hanya rasa terpesona yang kurasakan padamu
karena begitulah aku, selalu terpesona dengan keindahan
kau memang indah
senyummu, leluconmu, suara tenormu, permainan pianomu,
serius! aku memujamu, memuja segala keindahanmu
tapi ternyata hanya itu.
hanya itu yang kurasakan.
hanya terpesona dan bukan cinta.
terlalu jauh kata itu malah.
aku tak ingin membuatmu sakit.
tapi sepertinya terlalu cepat untukmu 'sakit', dan sepertinya itu tak mungkin.
aku salah dengan jawabanku kemarin.
aku sungguh menyesal.
maafkan aku yang telah berbohong.
aku minta maaf.
sungguh,
kau boleh marah, tapi tolong jangan benci aku.

maafkan aku yang pengecut, sangat pengecut,
aku tak berani katakan semua ini di hadapanmu.
aku hanya berani menulisnya di sini.
bahkan aku masih berlaku seakan tak ada apa-apa.
ini bukti kepengecutanku.
tapi sekali lagi kumohon jangan benci aku.

jika juli nanti kau akan pergi jauh.
aku hanya berdoa, semoga semua lancar.
semoga kau baik saja di sana.
semoga kau bisa memaafkanku.
atau mungkin melupakanku.
memang lebih baik kita begini, jauh, dan hanya saling mengagumi saja.

Selasa, 05 Mei 2009

dalam sebuah mobil baleno, bersama mbak eka dan luluk [sebelum akhirnya menabrak pohon] ahahaha


expresi jutek, tapi kayaknya luluk salah expresi deh. ahahah


expresi mupeng, tapi juga pada salah pasang tampang mupeng kayaknya. ahaha

expresi sok imut. jelas!


expresi bego. jelas!




expresi cewek pemalu. ini juga jelas!!

tragedi selasa pagi

tadi pagi, aku punya 2 rencana. hanya rencana kecil. tapi penting. dan saat jam sudah menunjukkan pukul tujuh, aku bergegas. soalnya kalau tidak cepat-cepat, aku bisa telat kuliah. sebelumnya aku sudah sarapan lho!! kenapa kayaknya aku lebai banget?? karena hari ini, setelah lama tak sarapan apalagi makan nasi, aku sarapan dengan nasi. wehehe. trus efek sampingnya aku jadi sakit perut. hanya penyesuaian lagi kupikir.

oke! kembali ke dua rencana tadi. rencana pertama, aku akan ngeprint tuga pancasila yang sudah setengah mati kukerjakan. dan dengan sepenuh tenaga tentu saja. tidur jam 1, dilanjutkan lagi jam 4. Great!! akhirnya slesai. makanya jangan suka menunda-nunda tugas! beginilah jadinya. kurang tidur, lalu malah bolos kuliah pancasila gara-gara ngantuk gak ketolongan dan mriang. [HLOH! piye jal?? malah bolos kuliah pancasila] tapi tenang.. udah nitip absen dan tugas.[contoh mahasiswi hina! jangan ditiru!] ahaha. kembali lagi. dan rencana keduaku adalah, ke atm buat ngambil kiriman uang dari papah.[ya ampuun yov.. mau ngambil uang aja direncanain.. LHoh, iya no!, semua harus terencana, kan perfectionis. ahaha]

aku segera menuju target pertama, yaitu rental. setelah bertanya pada ditta rental mana yang sudah buka jam segini, aku segera menuju kemari, salah! kesana maksudku. di sana udah ada mas-mas dan mbak-mbak yang ngeprint tugas juga. lalu aku duduk, ngantre, karena printer cuman satu. selang lima menit, aku masih duduk, menunggu giliran, karena printer belum nambah juga, masih satu. hhee. baru setelah itu, mas petugas rental bilang ke mbak-mbak sebelum aku, begini katanya," mbak, masih mau nungguin?? ini masnya masih mau ngeprint banyak soalnya, 40 lembar.." entah mbaknya yang tadi ditanyain jawab apa, tapi dalam hati aku bilang,"whaatt??, serius loe mas?? kenapa gak bilang daritadi?? sialan!", tapi cuman dalam hati lho yang tadi itu, belum disuarakan, hassh!

aku langsung menunda rencana pertama. yasudah, dalam hatiku, toh, kuliah filsafat pancasilanya juga jam 10. tar habis kuliah india masih bisa ngeprint kok. jadilah, aku langsung berangkat ke rencana kedua. keluar dari gang senggol, ahh! maksudku gang kampung kosanku,sagan tepatnya, aku menyeberang [udah di jalan raya niy ceritanya], aku sudah menoleh ke belakang dan perasaanku mengatakan 'aman'. inilah salahku! kenapa aku pake perasaan pas nyebrang?? kenapa aku gak pake mata?? eh, salah juga yaa? harusnya kan pake kaki?? ahh lupakan, singkatnya aku langsung mengayuh sepedaku dan menyeberang. tiba-tiba ada suara .. ccciiiiiiiiiiittttthh... dubraaaaaakkk.... sesuatu menabrak sepedaku dari belakang, dan ketika aku menoleh, aku mendapati sebuah motor dan seorang wanita yang sudah tergeletak, FYI, aku dan sepedaku anehnya baik-baik saja. aku malah masih dalam posisi sangat bagus di atas sepeda. cuman kayak orang berenti doang gitu. bayangin!! aneh kan?? padahal aku yang ditabrak lho! keras lagi! bunyinya aja dubraaaaaaaaakkk, bukan dubrak...hash! tapi, oh my God!! thank's a lot kami [aku dan sepedaku] baik2 saja..
.
eiitss, cerita belum selesai. aku masih sangat amat shock dengan kejadian itu, tapi tetep tenang, lalu turun, menyetandardkan sepedaku, segera menghampiri si penabrak yang tak bersalah tadi. [soalnya jelas, aku yang salah, nyebrang pake perasaan.hash!] aku menghampirinya, mau membantunya berdiri atau memberdirikan motornya, tapi udah keduluan orang lain. aku langsung minta maaf. berkali-kali aku minta maaf, mungkin ratusan kali, tapi mbak si penabrak tak bersalah itu terus saja marah-marah dan ngomel-ngomel. aku hanya minta maaf terus dan terus.

" maaf ya mbak... maaf"

"kalau mau nyebrang tu liat-liat!!!!!! jangan asal nyebrang aja!!!!! bla bla bla!!!!!!"

" iya, maaf mbak, saya minta maaf, " [masang tampang nyesel n merasa bersalah banget, padahal gak banget-banget nyesel n merasa bersalahnya, ups! hehehe]

"@#%!@$%&"+_)*&*^^%^%PIAHY&@%$&!!!!!! bla bla bla" [masih marah, jelas! kayaknya omongannya sama kayak yang di atas]

"maaf..maaf... maaf mbak.. mbaknya gimana?? gak kenapa-kenapa??" [kurang care apa coba aku??!!]

"gak kenapa-kenapa gimana??!!!! ya sakitlah aku!!!"[ sambil ngelus-ngelus tangannya yang sakit]..*hux jadi kasiyannn...

capek juga ngomong maaf terus, lalu aku bilang,

"iyaiya...maaf ..maaf ya mbak [kok lagi??] , tadi buru-buru" [kalau tahu bakal disemprot lagi, gak ngomong gini aku]

"emangnya kamu aja yang buru-buru!! saya tuh juga buru-buru!!!"

tiba-tiba ada bapak-bapak datang dan menengahi kami. bapak itu bilang, " udah sini-sini ke pinggir dulu, diomongin dulu.. yang enak.. enaknya gimana??"

mbaknya terus saja ngomel-ngomel.

lalu bapaknya tadi tanya ke aku," mbaknya gak papa??"

aku yang dalam keadaan sehat walafiat jelas kaget ditanyain kayak gitu, lalu kujawab, "iya pak, gak papa"

eh!! si mbaknya sewot , merasa gak dipeduliin, coz dikira bapaknya mbak judes itu baik-baik saja, soalnya posisi mbaknya udah di atas motor, udah siap mau cabut.

"LHOH!! yang sakit tuh saya pak!! dianya sih baik-baik aja!! kok dia yang ditanyain!!" [lama-lama mbaknya kok lebaiii yahh?? minta ditampar kayaknya *padahal aku yang salah..hhee, abisnya...caper banget sih dia]

aku tetep minta maaf dan masang tampang memelas. akhirnya hati mbaknya luluh juga, intonasi bicaranya mulai diturunkan walau kata-katanya masih sama,

"besok lagi kalau nyebrang hati-hati! liat kanan kiri! jangan asal nyebrang aja!"

" iya mbak, skali lagi maaf ya.."

lalu kami berpisah, dengan sport jantung masing-masing. dan kulanjutkan perjalananku.

What a wonderful morning!! Thank's Christ!!

Senin, 04 Mei 2009

maafkan aku mah.. sungguh..

tiba-tiba sita cerita, kalau mamah posting baru tentang aku sewaktu aku bilang ingin pulang.
dan aku langsung ingin membacanya,
maafkan aku mah.. sungguh.. maafkan aku...
mamah salah kalau aku berubah...
semalam pun waktu pergi beli flasdisc dengan sita aku berkali-kali bilang ingin pulang..
dan aku cerita, kalau sejak kuliah di jogja aku jadi gadis paling cengeng dan manja sedunia.
panta rhei bahkan belum berhasil mengubahku mah.. jeleknya aku.
dan sita bilang itu wajar, dia juga begitu waktu harus sekolah di semarang.

mah,
kalau aku tak balas sms mamah memang pasti aku sibuk atau lagi mengerjakan sesuatu,
mah.. berkali-kali aku sedih memikirkanmu di rumah, apalagi tiap mamah sms lagi bete.
aku cuman ingin pulang dan langsung ketemu mamah.
jangan takut mah, sayangku ke mamah gak akan berubah.
aku janji minggu ini aku akan pulang, dan aku harus pulang.
maafkan aku mah..
kalau aku membuatmu bersedih, kecewa, kurang perhatian...
seperti ditampar rasanya waktu baca postingan mamah..
jangan sedih yah mah
maafkan aku yah mah.. sungguh...
aku minta maaf.. maafkan aku