Rabu, 13 Mei 2009

untuk sesorang yang akhir-akhir ini sering menyanyi untukku, kadang bersama pianonya

dear . .
maafkan aku sebelumnya
entah kapan kau akan membaca ini, atau mungkin saja tak akan pernah membacanya
aku salah, [aku tak ingin menyalahkanmu]
kuakui, hanya rasa terpesona yang kurasakan padamu
karena begitulah aku, selalu terpesona dengan keindahan
kau memang indah
senyummu, leluconmu, suara tenormu, permainan pianomu,
serius! aku memujamu, memuja segala keindahanmu
tapi ternyata hanya itu.
hanya itu yang kurasakan.
hanya terpesona dan bukan cinta.
terlalu jauh kata itu malah.
aku tak ingin membuatmu sakit.
tapi sepertinya terlalu cepat untukmu 'sakit', dan sepertinya itu tak mungkin.
aku salah dengan jawabanku kemarin.
aku sungguh menyesal.
maafkan aku yang telah berbohong.
aku minta maaf.
sungguh,
kau boleh marah, tapi tolong jangan benci aku.

maafkan aku yang pengecut, sangat pengecut,
aku tak berani katakan semua ini di hadapanmu.
aku hanya berani menulisnya di sini.
bahkan aku masih berlaku seakan tak ada apa-apa.
ini bukti kepengecutanku.
tapi sekali lagi kumohon jangan benci aku.

jika juli nanti kau akan pergi jauh.
aku hanya berdoa, semoga semua lancar.
semoga kau baik saja di sana.
semoga kau bisa memaafkanku.
atau mungkin melupakanku.
memang lebih baik kita begini, jauh, dan hanya saling mengagumi saja.

2 komentar:

rini ganefa mengatakan...

hahaha . . . . nggak bisa bilang ah! takut salah! aha! kalo aku si bilang terus terang aja daripada dia smakin berharap. hayo?

semmy mengatakan...

....hehehhe....cukup sampai di sini......


key....






cukup sampai di sini