Rabu, 24 Maret 2010

Untuk perokok baru yang bukan perokok

Pertama, bersama kekasih, satu batang cukup rasamu. Begitu kan?

Walau kau tahu, akan ada lagi nanti walau entah kapan. Tapi kau janji itu yang terakhir.

Ingkar, itu yang kau benci , tapi juga kau lakukan.

Satu lagi kau habiskan, entah darimana niat itu datang. Kali ini bersama sahabatmu, ceritamu.

Sedikit lebih terarah sekarang. Ini bukan hal yang baru, tapi cukup baru untuk dipelajari dalam cerita masa mudamu. Lalu habis, setelah kauhisap, asapnya tak langusung kau keluarkan, tapi kau hirup dulu sampai ke tenggorokan dan mungkin paru-paru, dan kau bilang padaku bahwa rasanya sedikit menyesakkan, panas, dan sedikit sakit, lalu baru kau keluarkan sisa asap yang telah kau hirup tadi.

Bagaimana rasanya?? Enak?? Aku hanya bisa penasaran.

Batang yang berikutnya, kau sangat menikmatinya, dengan gayamu yang amatiran.

Sampai itu habis, lalu kau bilang mendadak pusing dan lemas. Sebenarnya apa yang kau harapkan dari merokok kawan?? Bodoh.

” aku hanya ingin belajar”, itu katamu.

Tidak ada komentar: