Rabu, 24 Maret 2010

Untuk Eny Susilowati, gadis manis penuh kejutan….

Pagi ini, di sebuah kafetaria….

Duduk di hadapanmu dan mulai mendengarkan celotehmu

Kau dengan semangkuk mie ayam dan segelas es jeruk.

Dan aku hanya dengan segelas kopi susu dingin.

Bagaimana bisa selama ini aku melewatkanmu hai gadis manis penuh kejutan?

Tak satu pun bagian ceritamu yang tak pernah tak menarik kulewatkan. Dan aku tetap diam, mendengarkan, sambil mengagumi kedewasaanmu, kerendahhatianmu, keberanianmu. Aku terpaku, kau memang gadis manis yang penuh kejutan, dan aku bangga padamu.


jogja, 24 februari 2010

1 komentar:

fazlurrahman mengatakan...

wasaili???