Sabtu, 02 April 2011

Kamu yang insom dan aku yang mutal*

Ketika pagi ini kamu tertidur. Ketika itu, kutitipkan berjuta rindu pada matahari yang lamat2. Dia terlalu takut membangunkanmu, dia masuk melalui celah-celah jendela. Berjingkit. Dan aku terlalu rindu. Kusuruh matahari memandangimu selagi kau tidur. Karena aku tak mampu berada di situ. Karena aku tak mampu memandangimu tidur.
Lalu matahari masuk lewat celah ventilasi kamarku yang teramat kecil. Tak berjingkit, karena aku sudah bangun. Dia berkata bahwa wajahmu tampan selagi tidur, dengkurmu lembut, tidurmu tenang. Aku setuju. Lalu aku bertanya," Apakah dia baru saja tertidur, ri?" Lalu matahari menjawab,"Ya, seperti biasa. Dia insomnia." Aku diam.

Andaikan bisa kuberikan sedikit mutalku ke kamu. Agar kau bisa tidur lebih awal.



*mutal: muka bantal

1 komentar:

Rizaldy Gema Prayudha mengatakan...

haha. Pertama bca bingung. Mutal apaan gtu. Eh ga taunya muka bantal. Ckck.